Kamis, 12 Februari 2015

KKN UNILA JAN-FEB 2015, KALIAWI_NEGERI BESAR_WAY KANAN

Asalamualaikum... berbagi kisah tentang perjalanan KKN yang kami alami kali ini,hehe...
KKN kali ini kami tim kkn mendapat tempat di kampung kaliawi, kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan , Kampung yang 100% di huni oleh Pribumi Lampung yang Berlogat Suku Lampung Dialek "Api" pengalam baru untuk saya tentunya dan untuk teman teman Tim saya,
sebelum Tim saya terjun ke lokasi ceritanya nih ternyata banyak pembekalan pembekalan dikampus... Sttttttttttt jangan bilang bilang Ya, jjur saya 2 kali gak berangkat nih pembekalan karena saya pas pulkam ...hehehe #janganbilangDPL

Pada saat saya tidak berangkat ternyata saya dipilih menjadi ketua TIM... ooohhhh trimakasih TIM KALIAWI :), kemudian terpilih lah nama-nama kelompok TIM,
1. dila okta come from SOSIOLOGI (FISIP UNILA)
2. wayan ari suda from EKO.PEMBANGUNAN (FE UNILA)
3. dede supriyanto panggil aja decu from EKO.PEMBANGUNAN (FE UNILA)
4. gheavani legowo come from P.KEDOKTERAN(FK UNILA) manteb cuy ada buk dokter :D....
5. ali muhtadi come from F.PERTANIAN UNILA
6. susi susanti come from F.PERTANIAN UNILA
7. yunia come from SOSIOLOGI (FISIP UNILA)
dan yang terakhir saya sendiri
8. budi .s. from EKO.PEMBANGUNAN (FE UNILA)

akhirnya kami dari msing masing fakultas dan jurusan bergabung menjadi satu, mulanya sih mau ngomong aja malu broooooo, saling pandang memandang dan tak saling kenal, tapi setelah beberapa kali pertemuan kita yakin dan berusaha jadi tim yang solid.... haha segeknya lah

awalnyaada panggilan dari DPL(dewan perwakilan lapangan)/dosen lapangan mengumpulkan para ketua masing2 kelompok(Kordes), hah perasaan saya tak enak pada saat itu, karena hanya kordes yang diajak rapat... kok ya aneh saya gak berangkat dijadiin kordes sungguh kejam kau kawan, perasaan sedih gelisah,malas,lemes karena udah siang ngantuk dan laper hahaha cocok udah jadi satu sambil rapat sambil tahan cuy.... kesimpulan rapat cuma 1 sebenernya , ngurus survey aja pance. ditarik kesimpulan saat itu bahwa survey dilakuin kordes doang...

7hari berselang, saya akhirnya berangkat survey lokasi, TIM saya pesen yang aneh2, foto jaln,foto Wc,foto Pasar foto rumah, foto orang2nya pokoknya sampe memori lo habis kata mereka, edan edan,...
ternyata pas ane sampe di lokasi,jiahaha ternyata rumah panggung boy...... tak kusangka, yang lebih menyedihkan bahasanya lampung api yang sama sekali tidak saya tau, nasib nasib...
tapi saya mencoba tabah, dan ngerasa kwatir nih gmana nanti Tim saya yang biasa hidup di Kota yang jauh lebih indah dari kampung ini, haha no coment geh gw pokoknya, saya taunya memori penuhin ,,,. hahaha
akhirnya saya kembali ke Kampus setelah survey yang berlangsung, dan saya pun mengumpulkan Tim dan menceritakan semuanya... mereka sok asik,tabah,kwatir dan seneng,padahal belum aja dia oreng terjun, pasti kao udah di lpngan pasti shock....hahaha

pokoknya survei selesei dan kami pun merancang prokja, .............#dah cape ngetik #bersambung

Rabu, 23 April 2014

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN KOMPUTER DARI PENTIUM III KE PENTIUM IV

KOMPUTER GENERASI KETIGA ( Pentium III )

Pentium III adalah mikroprosesor generasi keenam buatan Intel yang diluncurkan secara resmi pada tanggal 26 Februari 1999 sebagai penerus prosesor Intel Pentium II. Prosesor berarsitektur 32-bit ini menggunakan mikroarsitektur Intel x86 yang diperluas dengan instruksi RISC seperti Pentium Pro. Adapun sebenarnya prosesor x86 adalah prosesor berinstruksi CISC.

Pada masanya, prosesor ini sempat menempatkan diri sebagai prosesor tercepat sebelum AMD meluncurkan Athlon. Jangkauan kecepatan prosesor ini mulai 400 MHz (empat kali 100 MHz) hingga 1,4 GHz (10,5 kali 133 MHz). Prosesor Pentium III dengan kecepatan 1.400 MHz diluncurkan hampir bersamaan dengan peluncuran prosesor Pentium 4 generasi pertama yang menimbulkan ketimpangan pasar sehingga sempat kalah pamor.


Masa produksi Awal         1999-2003
Produsen                          Intel
Kecepatan prosesor          400 MHz -1,4 GHz
Kecepatan FSB                100 MHz -133 MHz
Proses produksi                0,25 µm -0,13 µm
Set instruksi                      IA-32, MMX, SSE
Mikroarsitektur                 x86 (P6)
Jumlah inti                         1
Jenis soket                        Slot 1
Soket PGA                       370
                                              Nama kode                       Katmai
                                                                                      Coppermine
                                                                                      Coppermine T
                                                                                      Tualatin

Pentium III menggunakan slot (dikenal sebagai Slot 1) sebagai sarana penyambung dengan papan induk, sama dengan Pentium II sebelum akhirnya berubah menggunakan soket dengan 370 pin (dikenal sebagai soket PGA 370). Prosesor ini awalnya berjalan pada bus berkecepatan 100 MHz sebelum ditingkatkan menjadi 133 MHz.

Prosesor ini sempat berevolusi beberapa kali sebelum akhirnya digantikan oleh Pentium 4. Evolusinya dapat dijabarkan sebagai berikut:
  • Katmai (generasi awal). Prosesor ini masih menggunakan bus berkecepatan 100 MHz yang dibangun menggunakan teknik pabrikasi 250 nm. Adapun kecepatan cache prosesor setengah kali lipat dari kecepatan prosesor, misalnya apabila prosesor berjalan pada kecepatan 500 MHz, maka kecepatan cache prosesor tersebut adalah 250 MHz. Cache yang digunakan adalah SRAM berkapasitas 512 KB.
  • Coppermine (generasi kedua). Prosesor ini mulai menggunakan bus berkecepatan 133 MHz walaupun masih ada yang masih berkecepatan 100 MHz. Peningkatan yang paling menonjol pada generasi ini adalah pada kecepatan cache yang setara dengan kecepatan prosesor, meski ukurannya dipotong menjadi setengahnya. Prosesor ini tersedia dalam desain Slot 1 maupun soket PGA 370.
  • Tualatin (generasi ketiga). Prosesor ini dibangun memakai teknologi pabrikasi 180 nm dan sudah menggunakan kecepatan bus 133 MHz. Pentium III memang hanya diluncurkan untuk komputer desktop dan mobile. Untuk mengatasi kebutuhan komputer server maupun workstation, Intel menyiasatinya dengan meluncurkan Pentium III Xeon. Semua prosesor tersebut mempunyai fitur-fitur antara lain:
  1. Dukungan terhadap instruksi MMX (Multimedia Extension) dan SSE (Streaming SIMD Extension). Dengan menggunakan dua instruksi tersebut, Pentium III dapat menjalankan aplikasi multimedia dan penyuntingan video lebih gegas daripada prosesor yang tidak dilengkapi dengan SSE.
  2. Seperti Pentium II, generasi pertama dari prosesor ini menggunakan antarmuka Dual Independent Bus (DIB) yang memisahkan antara bus prosesor dengan cache serta bus prosesor dengan bus memori. Inilah sebab mengapa kecepatan cache memorinya setengah dari kecepatan prosesor. Generasi kedua dan ketiga dari prosesor ini telah meningkatkan performa DIB yang digunakannya sehingga cache prosesornya menjadi setara dengan kecepatan prosesor.
  3. Meski kontroversial karena masalah privasi, prosesor ini memiliki fitur nomor seri prosesor yang mampu mengidentifikasi nomor seri dari prosesor yang digunakan. Sebenarnya, fitur ini lebih ditujukan bagi mereka yang berada dalam lingkungan korporat dengan tujuan untuk memudahkan mereka dalam proses audit aset perusahaan.
Karena menggunakan kecepatan bus yang lebih tinggi, maka Pentium III tidaklah serta-merta dapat langsung didukung oleh papan induk yang mendukung Pentium II. Papan induk dengan chipset Intel 430 untuk Pentium II tidak dapat bekerja dengan Pentium III secara langsung, kecuali dengan melakukan proses pembaharuan BIOS. Adapun papan induk dengan chipset Intel 440BX, 440ZX, 440LX, dan Intel 820 sudah mendukung prosesor ini sepenuhnya.

Prosesor ini dapat bekerja berdampingan dengan memori SDRAM PC-100, SDRAM PC-133, RDRAM PC-600, RDRAM PC-700, RDRAM PC-800, DDR-SDRAM PC-1600, DDR-SDRAM PC-2100 (hanya segelintir chipset yang menyertakannya), dan Virtual Channel SDRAM (VC-SDRAM) PC-133 (hanya segelintir chipset yang menyertakannya).

       KOMPUTER GENERASI KEEMPAT ( Pentium IV)

Pentium 4 adalah mikroprosesor generasi ketujuh yang dibuat oleh Intel dan dirilis secara resmi pada tanggal 20 November 2000, meneruskan prosesor Pentium III. Nama perkenalan generasi awalnya adalah Willamette, kemudian dikembangkan kembali dengan nama perkenalan Northwood, Prescott, dan Cedar-Mill.
Pada tahun 2000, Intel mengeluarkan prosessor dengan tipe Intel® Pentium® 4 Processor. Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3,06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5 GHz dengan form factor pin 423, setelah itu intel merubah form factor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1,3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3,8 GHz.


  • Intel® Pentium® 4 Processor
       Processor Pentium IV yang muncul pada tahun 2000 merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.Ukuran inti P4 menjadi lebih besar, sekitar 200-an mm2 , bandingkan dengan inti PIII yang cuma 150-an mm2 . Hal ini membuat prosesor P4 membutuhkan heatsink yang lebih besar dan frame pendingin yang lebih kuat juga.

  •   Intel® Xeon® Processor
      Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
Intel® Pentium® M Processor
Pada tahun 2003,Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.

  •  Intel Pentium M 735/745/755 Processors
      Pada tahun 2004 intel masih mengeluarkan versi Pentium M dengan pilihan 735/745/755. Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M.

  • Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
      Pada tahun 2005 diciptakan sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.

  •  Intel Pentium D 820/830/840
      Masih pada tahun 2005 dua prosesor sekaligus muncul prosesor yang ke dua adalah Prosesor Intel Pentium D 820/830/840, Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

      Masa produksi               2000-2008
Produsen                       Intel
Kecepatan prosesor      1,3 GHz -3,8 GHz
Kecepatan FSB            400 MT/s -1.066 MT/s
Proses produksi           180 nm -65 nm
Set instruksi                  x86 (i386), x86-64, MMX, SSE, SSE2, SSE3
Mikroarsitektur             NetBurst
Jenis soket                    Soket 423
                                    Soket 478
                                    LGA 775
Nama kode                  Willamette
                                                                        Northwood
                                                                        Prescott
                                                                        Cedar Mill 


sumber: